Media Informasi Teknologi Pertanian Indonesia

Menjelajah Dunia Fauna

Populasi ternak kambing di Indonesia mencapai 12.456.402 ekor yang tersebar di berbagai wilayah (Direktorat Jenderal Peternakan, 2003), Populasi tersebut sebagian besar terkonsentrasi di Pulau Jawa yang mencapai 6.802.631 ekor (54,61%) dari populasi nasional, yang cenderung meningkat sekitar 2% dibanding tahun sebelumnya. Total expor kambing tahun 2000 mencapai 497.900 ekor dimana 359.032 ekor (72,11%) kambing tersebut berasal dari Pulau Jawa. Kondisi demikian menunjukkan bahwa ternak kambing memberikan prospek yang cukup bagus sebagai komoditas expor.

742-Kambing


Menurut Prabowo (2010) bangsa-bangsa kambing asli Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Kambing Marica

kambing-kacang
Kambing Merica


Kambing Marica tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan. Kambing Marica ini hamper miip dengan kambing kacang, namun ada perbedaan yaitu penampilan tubuh lebih kecil dibanding kambing kacang, telinga berdiri menghadap samping arah kedepan, tanduk relative kecil dan pendek.

2. Kambing Samosir

ettawa-1


Kambing ini dipelihara secara turun temurun oleh penduduk yang tinggal di pulau samosir, di tengah Danau Toba, kabupaten samosir, Provinsi Sumatera Utara.

3. Kambing Muara

pakan-ternak-untuk-kambing-etawa-yang-efektif


Kambing Muara dijumpai di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara di Provinsi Sumatera Utara. Penampilannya gagah, tubuh kompak dan sebaran warna bulu bervariasi antara warna bulu coklat kemerahan, putih dan hitam. Bobot kambing Muara lebih besar dibandingkan kambing kacang.

4. Kambing Kosta

Lokasi penyebaran kambing Kosta di sekitar Jakarta dan Provinsi Banten. Kambing ini mempunyai bentuk tubuh sedang, hidung rata dan kadang-kadang ada yang melengkung, tanduk pendek dan berbulu pendek.

5. Kambing Gembrong

Kambing Gembrong tersebar di daerah kawasan Timur Pulau Bali terutama di kabupaten Karangasem. Ciri khas dari kambing ini adalah berbulu panjang. Panjang bulu sekitar 15-25 cm, bahkan rambut pada bagain kepala sampai menutupi muka dan telinga. Rambut panjang terdapat pada kambing jantan, sedangkan kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar antara 2-3 cm. Kambing Gembrong ini lebih kecil dari kambing PE namun lebih besar dari kambing Kacang.

6. Kambing Benggala

Kambing Benggala diduga hasil persilangan kambing Black Benggala dengan kambing Kacang. Kambing ini tersebar di daerah sekitar Pulau Timor dan Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

7. Kambing Kacang

Kambing Kacang merupakan kambing asli Indonesia. Kambing ini tersebar hampir di seluruh Indonesia. Ciri-ciri kambing Kacang : badang pendek, telinga pendek tegak, leher pendek, punggung meninggi, jantan dan betina bertanduk, tinggi badan jantan dewasa rata-rata 60-65 cm, tinggi badan betina dewasa rata-rata 56 cm, bobot dewasa untuk betina rata-rata 20 kg dan jantan 25 kg

8. Kambing Peranakan Etawa (PE)

Kambing Peranakan Etawah (PE) merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawah (asal India) dengan kambing Kacang. Kambing ini tersebar hampir di seluruh Indonesia. Penampilannya mirip kambing Etawah, tetapi lebih kecil. Kambing PE merupakan kambing tipe dwiguna, yaitu sebagai penghasil daging dan susu (perah). Peranakan yang penampilannya mirip kambing Kacang disebut Bligon atau Jawa randu yang merupakan tipe pedaging. (Pamungkas et al., 2009). Ciri-ciri Kambing PE: telinga panjang dan terkulai, panjang telinga 18–30 cm, warna bulu bervariasi dari coklat muda sampai hitam. Bulu kambing PE jantan bagian atas leher dan pundak lebih tebal dan agak panjang. Bulu kambing PE betina pada bagian paha panjang. Berat badan kambing PE jantan dewasa 40 kg dan betina 35 kg, tinggi pundak 76-100 cm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

| Designed by Colorlib